Hukum

Ahmad Dhani: Saya Bukan Tahanan!

Ahmad Dhani Prasetyo, kembali menjalani sidang perkara ujaran kebencian di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (12/2/2019). SINDOnews/Ali

Terdakwa perkara pencemaran nama baik dalam vlog berujar ‘idiot’, Ahmad Dhani Prasetyo, menyebut dirinya bukanlah seorang tahanan.

Politisi Gerindra itu juga mengaku tidak tahu mengapa dirinya ditahan selama 30 hari oleh Pengadilan Tinggi DKI setelah divonis dalam sidang perkara ujaran kebencian di Pengadilan Jakarta Selatan, 28 Januari 2019.

Hal itu disampaikan Ahmad Dhani usai menjalani sidang kedua perkara pencemaran nama baik di PN Surabaya, Selasa (12/2/2019).

BACA JUGA: Sidang Ricuh, Pengacara Tak Mau Ahmad Dhani Ditahan

“Saya bukan tahanan. Saya juga tidak sedang ditahan atas vonis 18 bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam kasus ujaran kebencian. Saya ditahan oleh Pengadilan Tinggi DKI tanpa saya tahu sebabnya,” katanya.

Dhani menyebut, pemberitaan di media dua pekan terakhir adalah salah dan menyesatkan.

“Tolong diluruskan, pemberitaan selama ini atas penahanan saya itu salah,” katanya.

Pentolan Group Band Dewa 19 itu juga menilai semestinya dirinya diperlakukan seperti Buni Yani yang tidak dipenjara ketika menjalani vonis saat mengajukan banding. Sebab dia dan Buni Yani sama-sama terjerat kasus ujaran kebencian.

“Seperti Buni Yani yang menyatakan banding dan tidak ditahan. Ditahan kalau kasasinya selesai,” katanya.

Aldwin Rahadian, kuasa hukum Ahmad Dhani, juga menegaskan, kliennya dalam perkara di Surabaya bukanlah berstatus tahanan.

“Jaksa di Surabaya hanya meminjam Ahmad Dhani untuk disidang di Surabaya. Jadi, Ahmad Dhani bukanlah tahanan. Beliau orang merdeka di Surabaya,” katanya seusai sidang.

Penahanan Ahmad Dhani, menurut dia, hanyalah dalam perkara yang divonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Sekarang tim saya di Jakarta sedang melakukan upaya hukum penangguhan penahanan. Jika dikabulkan, akan berdampak di Surabaya juga,” ucapnya.

BACA JUGA: Ketua BPN Prabowo-Sandi: Ahmad Dhani dan Buni Yani “Korban Perang”

Soal penahanan Ahmad Dhani sempat dibahas di persidangan sebelumnya. Jaksa meminta terdakwa Ahmad Dhani ditahan di Surabaya selama masa sidang perkara vlog idiot berdasarkan surat ketetapan Pengadilan Tinggi DKI Nomor 386/Pen.PID/2019/PT.DKI tentang pemindahan penahanan Ahmad Dhani.

Sementara kuasa hukum Ahmad Dhani berpegang pada ketetapan Pengadilan Tinggi DKI Nomor 385/Pen.PID/2019/PT.DKI tentang penahanan terdakwa Ahmad Dhani.

Hakim ketua persidangan R Anton Widyopriyono meminta terdakwa Ahmad Dhani untuk ditahan di Surabaya demi lancarnya persidangan. Dia juga mengagendakan pelaksanaan sidang dua kali dalam sepekan untuk mempercepat persidangan.

Tags : Ahmad Dhani